Pulau Mahoro, Sentuhan keindahan Alam di Propinsi Sulawesi Utara

Pulau Mahoro terletak di kabupaten Sitaro yang berada di lingkup Nusa Utara. Gugusan Pulau Mahoro dan pulau-pulau kecil diantaranya sering disebut dengan Cluster Buhias. Diantara gugusan pulau-pulau kecil ada sebagian pulau yang tidak berpenghuni, termasuk Pulau Mahoro dan berada di paling ujung gugusan Cluster buhias.

Keindahan dan keunikan Pulau Mahoro untuk saat ini memang belum ada yang mengalahkan. View alamnya yang masih alami memanjakan mata memandang. Dari bibir pantai pasir putih yang belum tercampur dengan sampah, pemandangan dibawah laut yang dapat ditemukan tak jauh dari bibir pantai. Terumbu karang yang bisa kita temui di kedalam hanya 1 meter dan hanya berjarak sekitar 3 meter dari bibir pantai membuat kita dengan mugoa batu pulau mahoro sulawesi utaradah menikmatinya dengan snorkling. Air ombak yang begitu tenang seperti kolam membuat kita berenang tanpa khawatir terseret ombak bagi siapapun termasuk anak-anak. Begitu pula yang hobi diving, spot terumbu karang bisa dengan mudah ditemukan. Tak heran jika beberapa master dive menyebutnya dengan surga diving.

Bukan hanya keindahannya, Pulau Mahoro masih banyak menyimpan aneka biota laut yang lengkap. Ikan purba salah satunya yang masyarakat sekitar masih kadang melihatnya dan hidup bebas disekitar Pulau Mahoro. Begitu pulau dengan penyu yang setiap bulan purnama masih banyak yang mendarat dan bertelur di pantai.

Di Pulau Mahoro juga terdapat sebuah goa batu yang menjadi tempat bersarangnya burung walet yang dengan alami terbentuk. Apabila air laut sedang surut, terdapat semacam taman pasir putih buatan yang diatasnya terdapat banyak sarang walet dan lalu lalang burung kelelawar yang berterbangan. Selain goa batu, di Pulau Mahoro juga terdapat serpihan-serpihan beteng peninggalan portugis. Serpihan-serpihan tersebut menandakan Pulau Mahoro masih menyimpan banyak sejarah. Nenek moyang kita memberikan nama Mahoro yang berarti terdahulu atau terdepan.